C. AMALAN
Amalan adalah
perbuatan yang dilakukan dengan maksud tertentu, baik itu perbuatan baik
maupun buruk, AMALAN juga bisa
berarti buah dari hasil panen, jika baik dalam mengolahnya akan baik pulah yang
akan di hasilkan, dan jika buruk dalam menolahnya maka akan rusak pulah hasilnya.
Sebagai orang
yang percaya tentulah kita harus mengikuti apa yang kita percayai, dalam hal
ini kita mempercayai bahwa Tuhan
mengutus utusannya untuk menjadi contoh bagi kita dan membimbing kita melakukan hal-hal yang dicintai oleh Tuhan
dan meninggalkan hal-hal yang di benci tuhan.
Tentulah dalam
hal-hal yang dicintai Tuhan ialah ibadah kepadaNya, karena hakikatnya
manusia diciptakan semata - mata
untuk beribadah kepada Tuhan, adapun ibadah yang telah saya singgung di bagian percaya, bahwa ibadah terbagi
menjadi dua jenis yaitu ibadah yang bersifat horizontal dan ibadah yang
bersifat vertikal, tentulah ibadah yang bersifat vertikal adalah ibadah yang
memfokuskan diri hanya kepada Tuhan dan hamba, yaitu ibadah atau amal yang
bersifat pribadi seperti contoh mengucapkan syukur, ruku dan sujud, berdoa,
berpuasa, dan lain sebagainya yang menggambarkan hanya kita dengan Tuhan.
Amalan yang
bersifat horizontal adalah ibadah yang melakukan interaksi antara sesame hamba
untuk semata mata mengharapkan kasih dan Rahmat tuhan, dalam hal ini banya
misalnya seperti bersedekah, membayar zakat, menolong orang kesusahan, memberi
senyum ke orang lain, tidak menjahtukan orang lain, tidak menzolimi hak hak
orang lain, dll. Masih banyak sekali contoh contoh ibadah yang bersifat horizontal.
Perlu di ingat,
bahwa kedua ibadah ini tidak boleh di pisahkan, mereka adalah satu kesatuan
hanya di jelaskan secara terpisah agar kita paham.
Tuhan mengutus
utusannya adalah untuk mengajari kita, dan mendidik kita, sebab tuhan saying kepada
kita tuhan tidak ingin kita hidup sia sia, tuhan ingin kita semua mendapatkan
hadiah yang tuhan sediakan yaitu surga, oleh sebab itu perlulah kita mengikuti
apa yang di ajarkan dan apa yang di larang oleh tuhan melalui utusannya. Dan cukuplah
kita dalam amalan tersebut, tidak perluh menambah nambah atau pun mengurang
ngurangkan.
Post a Comment
0 Comments